Gubernur Ansar Paparkan Rencana Pembangunan dalam Silaturahmi Halalbihalal di Anambas

Pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi sorotan utama dalam acara Halalbihalal yang diadakan pada malam Minggu, 12 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, memaparkan serangkaian rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di Anambas sepanjang tahun ini. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah, rencana tersebut diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi warga setempat.
Pembangunan Infrastruktur yang Dicanangkan
Salah satu fokus utama dari rencana pembangunan Anambas adalah pengembangan infrastruktur yang mendukung mobilitas dan aksesibilitas daerah. Gubernur Ansar, yang hadir bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, menjelaskan beberapa proyek penting yang direncanakan, antara lain:
- Pembangunan dermaga apung (HDPE) di Kecamatan Palmatak dengan anggaran sebesar Rp3,57 miliar.
- Pembangunan paving blok di Balai Desa Bukit Padi, Kecamatan Jeja Timur.
- Peningkatan jalan Letung Pelabuna Letung.
- Pembangunan jalan penghubung Batu Ampar–Batu Nyodong.
- Pembangunan jalan dari Kampung Melayu ke Tiangau.
Proyek-proyek ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di sektor pariwisata dan perikanan.
Dukungan untuk Perlindungan Sosial
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian pada perlindungan sosial. Salah satu program yang sedang berjalan adalah pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani. Gubernur Ansar menjelaskan bahwa program ini telah berjalan selama empat tahun untuk nelayan dan dua tahun untuk petani, dengan total peserta di seluruh Kepri mencapai:
- 31.304 nelayan
- 9.200 petani
Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para nelayan dan petani, termasuk santunan serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka hingga jenjang perguruan tinggi.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui UMKM
Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga melaksanakan program pemberdayaan ekonomi yang berfokus pada pembiayaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Banyak pelaku usaha di Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah mendapatkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usaha mereka. Gubernur Ansar menekankan bahwa meskipun setiap tahun ada penyesuaian dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemerintah provinsi akan berusaha untuk tetap menyediakan bantuan yang diperlukan.
Alokasi Bantuan untuk Tahun 2025
Pada tahun 2025, pemerintah provinsi telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp19,64 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Anambas. Gubernur Ansar menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup berbagai sektor, termasuk:
- Hibah untuk 15 rumah ibadah dengan total hampir Rp2 miliar.
- Insentif keagamaan bagi guru pendidikan nonformal seperti TPQ dan MDA.
- Penyuluh agama non-PNS.
- Para pemuka agama dan mubaligh.
- Program penguatan keagamaan dengan penempatan Mubaligh Hinteland di wilayah kepulauan.
Melalui program ini, diharapkan dapat terbangun semangat optimisme dan penguatan nilai-nilai keagamaan di kalangan masyarakat Anambas.
Pentingnya Penguatan Nilai Keimanan
Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya penguatan nilai keimanan di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, seperti peningkatan kekerasan dan krisis sosial. Menurutnya, penguatan spiritual menjadi salah satu kunci untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, program-program keagamaan yang diimplementasikan diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis.
Pembangunan Infrastruktur yang Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah melaksanakan berbagai program di sektor infrastruktur, termasuk pembangunan jalan penghubung. Beberapa proyek yang sedang berlangsung meliputi:
- Pembangunan jalan dari Batu Nyodong, Desa Payalaman, menuju Desa Batu Ampar.
- Pemeliharaan rutin jalan provinsi.
- Peningkatan rekonstruksi jalan Letung–Kuala Maras.
- Lanjutan penimbunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Desa Teban di Kecamatan Palmatak.
- Perluasan jaringan listrik di daerah yang belum terjangkau.
Dengan berbagai proyek ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Pemasangan Jaringan Listrik untuk Masyarakat
Salah satu pencapaian penting dalam pembangunan infrastruktur adalah program pemasangan jaringan listrik. Hingga saat ini, pemerintah provinsi telah memberikan bantuan pemasangan jaringan listrik kepada 1.777 rumah tangga di Kabupaten Anambas. Gubernur Ansar menyatakan bahwa total keseluruhan di Kepulauan Riau, bantuan pemasangan jaringan listrik dalam Program Kepri Terang telah dilakukan untuk 14.225 rumah tangga. Hal ini merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan akses listrik bagi masyarakat yang sebelumnya terisolasi.
Visi untuk Membangun Kepulauan Riau yang Maju
Gubernur Ansar menekankan bahwa semua pembangunan dan bantuan yang dilakukan di Anambas adalah bagian dari upaya menjadikan Kepulauan Riau sebagai daerah yang maju, makmur, dan merata. Dengan berbagai program yang dicanangkan, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan bersama-sama membangun daerah menuju masa depan yang lebih baik. Komitmen pemerintah dalam melaksanakan rencana pembangunan Anambas tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan bagi generasi mendatang.


